
Banyak orang menganggap flu biasa sebagai penyakit ringan yang bisa sembuh sendiri.
Namun, tahukah kamu bahwa flu juga bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti pneumonia?
Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang bisa terjadi ketika virus atau bakteri penyebab flu menyebar lebih dalam ke saluran pernapasan.
Pada beberapa orang, terutama lansia, anak-anak, dan mereka dengan sistem imun lemah, flu yang tampaknya ringan bisa menjadi pemicu infeksi paru yang berbahaya.
Lalu, bagaimana flu bisa menyebabkan pneumonia? Simak penjelasannya berikut ini!
Influenza, atau flu, dapat menyebabkan pneumonia melalui beberapa mekanisme yang saling berkaitan.
Ketika virus influenza menginfeksi saluran pernapasan, ia menyerang dan merusak sel-sel epitel yang melapisi saluran napas.
Kerusakan ini mengganggu pertahanan alami paru-paru, sehingga memudahkan patogen lain, seperti bakteri, untuk masuk dan menyebabkan infeksi sekunder.
Selain itu, respons imun tubuh terhadap infeksi influenza dapat menyebabkan peradangan yang meluas, yang selanjutnya meningkatkan kerentanan terhadap pneumonia.
Pada beberapa kasus, virus influenza itu sendiri dapat langsung menyebabkan pneumonia dengan menginfeksi jaringan paru-paru secara mendalam, yang umumnya terjadi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti anak-anak, lansia, atau pengidap penyakit kronis.
Oleh karena itu, penting untuk memantau gejala flu dengan cermat dan mencari pertolongan medis jika gejala memburuk atau tidak menunjukkan perbaikan setelah beberapa hari.
Selain penyebaran virus influenza, pneumonia juga bisa terjadi oleh berbagai faktor, dan penyebabnya dapat berbeda tergantung pada lingkungan atau tempat penularannya.
Faktor penyebabnya terbagi menjadi dua, salah satunya adalah pneumonia komunitas (community-acquired pneumonia), infeksi paru-paru yang terjadi di luar fasilitas kesehatan, seperti di rumah atau tempat kerja.
Beberapa penyebab pneumonia komunitas meliputi:
Selain itu, pneumonia juga dapat dipicu oleh lingkungan rumah sakit (hospital-acquired pneumonia), yang terjadi saat seseorang terinfeksi setelah dirawat di rumah sakit.
Penyebabnya cenderung lebih resisten terhadap antibiotik, seperti:
Pneumonia rumah sakit umumnya lebih serius dibandingkan pneumonia komunitas karena penyebabnya lebih sulit diobati dan pasien seringkali memiliki kondisi kesehatan yang sudah melemah.