Berita Kesehatan
Kanker Tenggorok
Senin, 06 Nov 2017 14:42:34

Apa itu kanker tenggorok


Kanker tenggorok adalah kanker pada kotak suara, pita suara, dan bagian tenggorokan lainnya. Kanker tenggorokan dibagi menjadi 2 kategori: pembentukan kanker pada faring atau pembentukan kanker pada laring.

Seberapa umumkah kanker tenggorok


Kanker tenggorok adalah kondisi yang umum terjadi, namun cukup jarang jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya. Kanker tenggorokan lebih mudah terjadi pada pria daripada wanita.

Menurut National Cancer Institute, 1,1% orang dewasa didiagnosis dengan kanker faring; dan sekitar 0.4% pria dan wanita didiagnosis dengan kanker laring.

Tanda-tanda & gejala


Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker tenggorok

Mendeteksi kanker tenggorok pada tahap awal mungkin tampak sulit. Tanda-tanda dan gejala umum dari kanker tenggorok meliputi:
- Perubahan suara, serak atau berbicara dengan tidak jelas
- Kesulitan menelan
- Penurunan berat badan tanpa alasan
- Radang tenggorok yang tidak kunjung hilang
- Perlu berdehem terus menerus
- Batuk terus menerus (mungkin batuk darah)
- Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher
- Napas berbunyi (mengi)
- Sakit pada telinga.

Selain itu, beberapa penderita kanker tenggorok mengalami komplikasi, seperti:
- Kesulitan menelan
- Kerusakan pada leher atau wajah
- Tidak dapat berbicara
- Kesulitan bernapas
- Kulit mengeras di sekitar leher
- Gangguan dalam bicara.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
Kapan saya harus periksa ke dokter

Anda harus menghubungi dokter bila muncul gejala-gejala baru yang tidak kunjung hilang atau durasi gejala-gejala di atas berlangsung lebih dari 2 minggu.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab


Apa penyebab kanker tenggorok


Walau penyebab dari kanker tenggorok masih belum diketahui secara pasti, sel kanker berkembang apabila mutasi gen membuat sel bertumbuh tak terkendali dan membentuk tumor yang menyebar ke area tubuh lainnya. Beberapa faktor yang menyebabkan mutasi gen pada sel di tenggorok meliputi merokok, infeksi human papillomavirus (HPV), serta paparan zat beracun seperti asbes atau alkohol dalam jumlah yang banyak.

Faktor-faktor risiko


Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker tenggorok
Ada banyak faktor risiko untuk kanker tenggorok, yaitu:
- Konsumsi alkohol yang berlebihan
- Kekurangan vitamin A
- Paparan terhadap asbestos
- Kebersihan gigi yang buruk
- Konsumsi tembakau, seperti merokok dan mengunyah tembakau
- Human papillomavirus (HPV)
- Kurangnya asupan buah dan sayur
- Asam lambung atau GERD.

Obat & Pengobatan


Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Bagaimana mendiagnosis kanker tenggorok

Biasanya gejala kanker tidak spesifik, sehingga dokter akan memeriksa penyebab utama terlebih dahulu. Anda akan ditanyai mengenai gejala dan sejarah medis. Jika Anda mengalami radang tenggorok, serak, batuk yang tak kunjung berhenti tanpa perkembangan atau penyebab yang jelas, Anda mungkin memiliki kanker.

Dokter mungkin akan melakukan laringoskopi dengan memasukkan saluran yang panjang dan fleksibel ke dalam tenggorok untuk melihat adanya kelainan. Sampel dari tenggorok akan diambil dan diuji. Jika terdapat sel kanker pada tenggorok, sel tersebut akan diuji lebih lanjut untuk menentukan stadium kanker.
- Stadium 0: Tumor belum menyerang jaringan tenggorok Anda.
- Stadium 1: Ukuran tumor lebih kecil dari 7 cm dan terbatas di tenggorok saja.
- Stadium 2: Tumor sedikit lebih besar dari 7 cm, namun masih terbatas pada tenggorok.
- Stadium 3: Tumor telah berkembang dan menyebar ke jaringan dan organ sekitar.
- Stadium 4: Tumor telah menyebar ke kelenjar getah bening dan/atau organ lainnya.

Bagaimana kanker tenggorok ditangani


- Operasi: Jika Anda hanya memiliki tumor kecil, dokter akan mengangkatnya dengan operasi di bawah obat penenang.
- Terapi radiasi: Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker yang ganas. Tujuan terapi ini adalah menghancurkan sel kanker yang tertinggal oleh tumor.
- Kemoterapi: Kemoterapi memperlambat dan mencegah pertumbuhan sel ganas. Apabila tumor Anda sudah besar dan telah menyebar ke kelenjar getah bening serta jaringan lain, dokter dapat menyarankan radiasi dan kemoterapi.

Anda juga mungkin membutuhkan terapi setelah perawatan untuk mempelajari kembali cara menelan dan berbicara.
Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker tenggorok

Kanker tenggorok memiliki angka kesembuhan yang berhasil jika didiagnosis pada stadium awal. Namun, jika sel ganas telah menyebar ke bagian tubuh lainnya di luar leher dan kepala, kanker tenggorok mungkin sulit disembuhkan. Namun, pasien dapat memperpanjang masa hidup dan memperlambat perkembangan kanker tenggorok dengan melakukan perawatan.