Berita Kesehatan
Kenali Gejala Kanker Hidung dan Tenggorokan
Senin, 12 Mar 2018 12:30:16

Kanker Hidung dan Tenggorokan atau kanker nasofaring adalah keganasan pada tenggorokan bagian atas (nasofaring). Kanker nasofaring dapat terjadi pada berbagai kelompok usia.

Kanker ini sepertinya tidak memiliki hubungan dengan kebiasaan merokok atau mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang (lebih dari 15 gelas per minggunya).


Faktor Resiko

Beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker nasofaring adalah:

- Ras Asia

- Terpapar oleh virus Epstein-Barr

- Riwayat keluarga (sangat jarang)

- Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak


Gejala

Tanda dan gejala yang sering ditemukan pada kanker nasofaring adalah:

- Pembesaran kelenjar getah bening di kedua sisi dan bagian belakang leher yang tidak menimbulkan nyeri (pada sekitar 75% penderita)

- Obstruksi nasal (hidung)

- Mimisan

- Pendengaran berkurang

- Telinga berdengung (tinitus)

- Sering mengalami infeksi telinga tengah

- Gangguan fungsi saraf kranial (biasanya mengenai saraf kranial ke II-VI atau IX-XII)

- Nyeri tenggorokan

- Nyeri kepala


Diagnosa

Pada orang yang mengalami pembesaran kelenjar getah bening leher dan ditemukan adanyaDNA virus Epstein-Barr di dalamnya, maka diduga kuat menderita kanker nasofaring.

Diagnosis biasanya ditegakkan melalui pemeriksaan biopsi pada massa di nasofaringeal. Beberapa pemeriksaan lain yang sering dilakukan untuk memastikan diagnosa adalah:

- Pemeriksaan fisik

- Pemeriksaan fungsi saraf kranial

- Foto rontgen kepala

- CT scan

- MRI

- Foto rontgen dada

Berbagai pemeriksaan di atas juga dapat membantu menentukan ada tidaknya penyebaran tumor dan telah seberapa jauh penyebaran terjadi.


Prognosis

Prognosis atau tingkat keparahan penyakit ditentukan oleh beberapa hal yaitu ukuran tumor, stadium kanker, dan ada tidaknya penyebaran sel kanker ke kelenjar getah bening leher. Beberapa faktor lainnya yang juga berpengaruh adalah:

- Usia

- Gambaran histologi kanker

- Lamanya waktu antara keluarnya hasil biopsi dengan dimulainya terapi radiasi

- Kehamilan selama pengobatan

- Adanya antibodi virus Epstein-Barr tertentu